batangkuis.com — Komunitas olahraga dan lingkungan kini hadir dalam satu gerakan baru.
Melalui program ZenRun Eco Jog 2025, komunitas ZenRun Padang sukses menggabungkan kegiatan jogging dengan aksi tanam pohon di beberapa titik ruang terbuka kota.
Kegiatan ini menarik ratusan peserta yang ingin berolahraga sambil memberi kontribusi nyata pada lingkungan.
“Olahraga itu baik untuk tubuh, tetapi menanam pohon juga baik untuk bumi.
Jadi mengapa tidak menggabungkannya?” ujar Fauzan Dermawan, pendiri ZenRun Padang.
Gerakan ini berlangsung setiap akhir pekan dan telah menjadi aktivitas favorit warga yang mencari kegiatan sehat dan bermanfaat.
Baca Juga: “SolarLite Ambon Luncurkan Lampu Hemat Energi untuk Pedesaan“
🌿 ZenRun Padang Kombinasikan Konsep “Jog & Plant” yang Ramah Pemula
ZenRun merancang pola latihan sederhana: peserta berlari ringan selama 10–15 menit, lalu berhenti di titik yang telah disiapkan untuk melakukan penanaman satu bibit pohon.
Setelah menanam, peserta kembali jogging menuju titik berikutnya.
Kegiatan ini tidak menuntut kecepatan.
Semua dilakukan santai agar peserta, baik anak-anak maupun dewasa, merasa nyaman.
“Yang penting adalah ritme dan kebersamaan.
Ini bukan lomba, tetapi pengalaman menyatu dengan alam,” jelas Fauzan.
Bibit pohon yang ditanam terdiri dari pohon mangga, ketapang kencana, jambu air, dan cemara laut — jenis tanaman yang cocok untuk iklim pesisir Padang.
📋 ZenRun Padang Berikan Rangkaian Kegiatan ZenRun Eco Jog 2025
| Waktu Kegiatan | Aktivitas | Lokasi | Catatan Khusus |
|---|---|---|---|
| 06.00–06.15 | Pemanasan & briefing | GOR Haji Agus Salim | Pengenalan rute dan distribusi bibit |
| 06.15–07.00 | Jogging ringan + tanam pohon | Sepanjang RTH Flamboyan | Setiap 500 meter satu titik tanam |
| 07.00–07.30 | Pendinginan dan minum herbal | Taman Nirwana | Disediakan minuman jahe & buah |
| 07.30–08.00 | Edukasi lingkungan | Area teduh taman | Materi tentang konservasi pohon |
Tabel kegiatan ini membantu peserta baru memahami alur program sehingga acara berjalan lebih tertib.
🌳 ZenRun Padang Ungkap Dampak Lingkungan: Pohon Tumbuh, Kota Lebih Sejuk
Sejak program dimulai awal 2025, ZenRun Padang telah menanam lebih dari 1.800 pohon di berbagai ruang hijau kota.
Banyak bibit yang kini tumbuh setinggi 40–60 cm dan mulai memberi manfaat kecil seperti menahan panas matahari serta meredam kebisingan.
“Padang itu panas, tapi dengan lebih banyak pohon, suhu bisa turun perlahan,” kata Rina Wahyuni, salah satu relawan.
Penelitian lokal mencatat bahwa satu pohon dewasa mampu menyerap hingga 22 kilogram CO₂ per tahun.
Dengan semakin banyak pohon ditanam, efek jangka panjangnya dapat membantu mengurangi polusi udara di area perkotaan.
🏃♀️ Olahraga yang Lebih Menyenangkan
Banyak peserta mengaku kegiatan ini membuat mereka lebih termotivasi untuk berolahraga.
Jogging yang biasanya dianggap melelahkan kini terasa lebih seru karena diselingi aktivitas menanam pohon.
“Saya bukan pelari. Tapi sejak ikut ZenRun, lari jadi terasa punya tujuan,” ujar Intan, peserta dari Kuranji.
Aktivitas ini juga mengurangi stres.
Berinteraksi dengan tanah dan tanaman terbukti membawa efek menenangkan bagi otak, membantu mengurangi ketegangan dan meningkatkan suasana hati.
🌱 Kolaborasi dengan Sekolah, Komunitas, dan UMKM
ZenRun tidak bergerak sendiri.
Mereka menggandeng sekolah-sekolah di Padang, komunitas pecinta alam, hingga UMKM yang menyediakan minuman herbal sehat.
Beberapa sekolah mewajibkan siswanya mengikuti minimal satu kali kegiatan Jog & Plant sebagai bagian dari program lingkungan.
“Anak-anak belajar bahwa olahraga dan menjaga bumi bisa dilakukan bersama,” ujar Yulia Rahman, guru pembina lingkungan SMA 3 Padang.
UMKM lokal seperti penjual minuman jahe dan jus buah tropis mendapat manfaat ekonomi tambahan karena dagangan mereka menjadi bagian dari paket acara.
♻️ Edukasi Minim Limbah
ZenRun juga mengampanyekan prinsip zero waste dalam setiap kegiatan.
Peserta diminta membawa botol minum sendiri, sarung tangan kain, dan kantong biodegradable untuk membawa bibit.
Pihak panitia tidak menyediakan cup plastik atau kantong sekali pakai.
“Jika kita menanam pohon tapi masih buang sampah sembarangan, itu kontradiktif,” ujar Fauzan.
Bahkan label bibit dibuat dari bahan kertas daur ulang agar lebih ramah lingkungan.
📊 Antusiasme Warga Terus Meningkat
Jumlah peserta ZenRun Eco Jog meningkat hingga 60% dalam empat bulan terakhir.
Banyak dari mereka adalah warga usia 20–40 tahun yang ingin menjalani gaya hidup lebih sehat.
Sementara itu, keluarga muda juga mulai aktif ikut serta agar anak-anak mereka mengenal olahraga sejak dini.
“Anak saya jadi suka lari karena setiap rute ada kegiatan serunya,” ujar Tio, peserta yang membawa dua anak kecil.
Tingginya minat peserta membuat ZenRun berencana memperluas kegiatan ke daerah lain seperti Lubuk Begalung dan Bungus.
🏁 Kesimpulan
Kehadiran ZenRun Padang dengan konsep jogging + tanam pohon menghadirkan pendekatan baru untuk gaya hidup sehat dan peduli lingkungan.
Kegiatan ini menjadikan olahraga lebih menyenangkan, bermanfaat, dan berdampak langsung pada ruang hijau kota.
“Setiap langkah adalah olahraga, setiap bibit adalah masa depan,” tutup Fauzan Dermawan.
Dengan dukungan relawan, komunitas, dan warga Padang, gerakan ini semakin mempertegas bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil yang konsisten.
Baca Juga: “PKS Sepakat Tiga Masalah Utama Pendidikan Harus Diatasi Secara Komprehensif“











